Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Kucing Sphynx Tidak Punya Bulu? Ini Faktanya

Kenapa Kucing Sphynx Tidak Punya Bulu? Ini Faktanya
ilustrasi kucing sphynx (pexels.com/Pet Foto)
Intinya Sih
  • Kucing Sphynx berasal dari Toronto, Kanada pada 1960-an, dimulai dari kelahiran anak kucing tak berbulu bernama Prune yang kemudian dikembangkan menjadi ras Sphynx.
  • Ras ini tidak memiliki bulu karena mutasi genetik alami pada gen Keratin 71 (KRT71) yang membuat rambutnya lemah, mudah rontok, dan tampak hampir tanpa bulu.
  • Meskipun terlihat botak, Sphynx tetap menghasilkan minyak kulit dan protein alergen Fel d1 sehingga perlu perawatan rutin seperti mandi agar kulitnya tetap sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jika kamu melihat kucing tampak tanpa bulu, besar kemungkinan itu adalah ras Sphynx. Meski terlihat botak, sejatinya hewan ini punya bulu yang sangat pendek dan lembut, lho. Beberapa menggambarkannya bulu kucing Sphynx terasa seperti suede ketika disentuh. 

Namun, kenapa kucing Sphynx tidak punya bulu? Lantas, apakah kucing ini tidak kedinginan saat cuaca dingin?

Table of Content

Asal dan sejarah kucing Sphynx

Asal dan sejarah kucing Sphynx

Kemunculan pertama kucing tak berbulu tercatat ada pada suku Aztec sekitar tahun 1300-an. Namun, ras kucing tersebut sejatinya bukan nenek moyang kucing Sphynx dan telah punah. Pada tahun 1902, muncul kucing tak berbulu lain yang dikenal sebagai Mexican Hairless. Namun, sama seperti kucing Aztec, kucing ini juga punah sebelum dikawinkan, melansir Hepper.

Lantas, dari mana asal kucing Sphynx? Laporan awal kucing tak berbulu ini dikatakan berasal dari Toronto, Kanada, sekitar tahun1960-an. Pada 1966, seekor shorthair domestik bernama Elizabeth melahirkan anak kucing tak berbulu bernama Prune. 

Prune pun diadopsi dan dikembangkan oleh peternak berpengalaman yang kemudian melahirkan Sphynx. Selama bertahun-tahun, Sphynx telah disilangkan dengan kucing Siam dan Devon Rex untuk menjaga keaslian rasnya, melansir ASPCA Pet Health Insurance.

Kenapa kucing Sphynx tidak punya bulu?

ilustrasi kucing sphynx (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi kucing sphynx (pexels.com/Anna Shvets)

Alasan utama kenapa kucing Sphynx tidak memiliki bulu adalah mutasi genetik alami. Hal ini ditunjukkan dengan dilahirkannya Prune pada 1966 dan kemudian dikembangkan sebagai ras tak berbulu yang kita kenal sekarang.

Mutasi genetik ini memengaruhi protein keratin pada rambut. Penelitian dari laboratorium Dr. Leslie Lyons di Universitas California menunjukkan mutasi terdapat pada gen Keratin 71 (KRT71).

Pada kucing tak berbulu seperti Sphynx, bulunya jadi lemah dan mudah rontok. Mutasi genetik pun menyebabkan lapisan bulu lebih pendek dan halus, nyaris tidak memiliki bulu sama sekali.

Fakta kucing Sphynx

ilustrasi kucing Sphynx (unsplash.com/nyximao)
ilustrasi kucing Sphynx (unsplash.com/nyximao)

Kebanyakan kucing memiliki sekitar 60 ribu bulu per inci persegi di tubuhnya. Namun, kucing Sphynx memiliki jumlah lebih sedikit. Meski jumlahnya bisa bervariasi, jenis kucing ini dikatakan hanya punya 1.000 helai rambut per inci persegi, melansir Smore Science.

Meski tidak punya bulu, kucing Sphynx sama seperti kucing lain dan bisa bertindak hipoalergenik. Dilansir About Cats, ras kucing ini masih menghasilkan Fel d1, protein alergen dalam air liur kucing dan sekresi kulit yang memicu mata menjadi gatal dan merah.

Satu lagi, kamu tetap wajib rutin memandikan kucing Sphynx, ya. Walau tidak punya bulu (atau sangat tipis), kulit kucing jenis ini masih menghasilkan minyak agar bulu tipisnya tetap halus. Bahkan, minyaknya dapat menempel di kulit yang berpotensi menyebabkan sel kulit mati menumpuk.

Kenapa kucing Sphynx tidak punya bulu ternyata karena adanya genetik alami. Kalau tanpa bulu, apakah kucing jenis ini masih bisa dipanggil anabul?

FAQ Seputar Kenapa Kucing Sphynx Tidak Punya Bulu

Apakah kucing Sphynx punya kumis? Kalau tidak ada, bagaimana mereka menjaga keseimbangan tubuh?

Sebagian besar kucing Sphynx tidak memiliki kumis sama sekali, atau jika ada, kumisnya sangat pendek, rapuh, dan mudah patah. Pada kucing biasa, kumis berfungsi sebagai radar navigasi dan keseimbangan.Sphynx mengatasi kekurangan ini dengan mengandalkan indera penglihatan yang sangat tajam, pendengaran yang sensitif, serta bantalan cakar mereka untuk mengukur jarak dan merasakan getaran di sekitar mereka.

Mengapa kulit kucing Sphynx tetap memiliki pola warna (seperti calico atau tabby) padahal tidak ada bulunya?

Karena pigmentasi warna pada kucing sebenarnya tidak hanya berada di batang rambut, melainkan tertanam langsung di dalam sel melanosit pada kulit mereka. Jadi, pola warna kulit kucing Sphynx adalah replika persis dari warna bulu yang seharusnya mereka miliki jika gen mereka normal.

Tanpa bulu untuk menyerap keringat dan minyak, ke mana kotoran tersebut pergi? Apakah bisa merusak furnitur rumah?

Benar. Kucing biasa menyebarkan minyak alami tubuh (sebum) ke seluruh batang bulu mereka. Pada Sphynx, minyak ini menumpuk langsung di kulit. Jika jarang dibersihkan, minyak tersebut akan bercampur dengan debu dan membentuk lapisan lengket berwarna cokelat. Lapisan minyak ini bisa meninggalkan noda kuning atau cokelat pada seprai, sofa, atau pakaian yang sering mereka tiduri.

Apakah bayi kucing Sphynx lahir langsung botak, atau mereka lahir berbulu lalu rontok?

Bayi Sphynx lahir bervariasi. Beberapa terlahir langsung dengan kulit keriput yang hampir botak total (hanya ada bulu halus peach fuzz). Namun, ada juga yang lahir dengan bulu tipis yang agak lebat di bagian wajah, telinga, dan ekor, yang kemudian akan rontok secara bertahap seiring bertambahnya usia hingga mereka dewasa.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
Aria Hamzah
3+
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More