TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Zebra Grevy, Punya Corak Gak Biasa

Zebra grevy punya corak tersendiri yang membuatnya spesial. 

ilustrasi zebra grevy (unsplash/ Gio's Studio)

Zebra, kuda khas benua Afrika yang identik dengan motif garis hitam-putih pada tubuhnya. Zebra terdiri dari tiga spesies, yakni zebra pegunungan, zebra dataran dan yang paling unik yakni zebra grevy.

Zebra grevy memiliki habitat alami di wilayah padang rumput dan sabana semi-kering, karena hewan ini menyenangi wilayah yang kering dan panas. Mereka bertahan hidup dengan memakan rumput, polong-polongan serta tunas pohon akasia. Seperti apa keunikan zebra grevy? Mari simak beberapa fakta berikut ini!

1. Spesies zebra terbesar 

ilustrasi zebra grevy (unsplash/ David Clode)

Dilansir dari Smithsonian’s National Zoo, zebra grevy adalah spesies zebra terbesar jika dibandingkan dengan dua kerabatnya, zebra dataran dan pegunungan. Tinggi zebra grevy dewasa bisa mencapai 1,5 meter dengan panjang tubuh 2,3 meter.

Dengan ukurannya yang besar, zebra grevy juga menjadi spesies zebra terberat dengan bobot berkisar antara 348 hingga 430 kilogram. Bandingkan dengan berat zebra dataran dewasa yang hanya 220-322 kilogram saja.

Baca Juga: Ratusan Gajah, Rusa, dan Zebra Tewas di Kenya Imbas Kekeringan

2. Motif belangnya berbeda dengan zebra pada umumnya 

ilustrasi zebra grevy di kebun binatang (commons.wikimedia/ Elfabso)

Semua zebra memiliki corak garis hitam putih tapi zebra grevy memiliki belang yang bisa dibedakan dari jenis zebra lainnya. Zebra ini memiliki garis hitam putih yang berukuran lebih kecil dan rapat dibanding garis pada zebra dataran dan pegunungan. Belangnya membentang di seluruh badan hingga ke kuku kaki, dengan kulit perut yang berwarna putih.

Seperti pada zebra lainnya, garis hitam putih pada zebra grevy berfungsi untuk melindunginya dari gigitan serangga yang bisa menimbulkan rasa gatal bahkan infeksi. Uniknya, tidak ada satu zebra pun yang punya corak garis yang sama, lho! Alhasil, garis belang tersebut bisa digunakan zebra untuk saling mengidentifikasi satu sama lain, seperti halnya dengan sidik jari pada manusia.

3. Statusnya terancam punah 

ilustrasi induk dan anak zebra grevy (dok. Denver Zoo)

Menurut IUCN keberadaan zebra grevy sudah terancam punah dan populasinya terus menyusut. Disitat dari Grevy’s Zebra Trust, populasi zebra grevy kini diperkirakan berjumlah sekitar 3.000 ekor saja, jauh menurun dari angka 15.000 zebra yang tercatat di akhir 1970-an. Satwa unik ini juga kini hanya bisa ditemui di Ethiopia dan bagian utara Kenya. Padahal sebelumnya populasi zebra grevy juga ada di beberapa negara Afrika lain seperti Sudan, Djibouti, Eritrea dan Somalia.

Status kelangkaan zebra grevy dipicu oleh beberapa hal, di antaranya ialah berkurangnya habitat akibat penggembalaan ternak, perburuan, dan serangan penyakit. Kekeringan juga menjadi ancaman bagi keberlangsungan satwa ini. Di tahun 2022, sekitar 2% populasi zebra grevy di Taman Nasional Samburu, Kenya, mati akibat kemarau panjang. Duh, kasihan sekali, ya!

4. Tidak membentuk kawanan 

ilustrasi kawanan zebra dataran (unsplash/ Sutirta Budiman)

Biasanya zebra hidup dalam kawanan yang sifatnya permanen. Namun, tidak dengan  zebra grevy yang tidak memiliki sistem sosial yang kaku. Dilansir dari African Wildlife Foundation, biasanya hubungan kelompok yang erat terbentuk antara zebra grevy betina dan keturunannya.

Sementara itu, zebra grevy jantan akan terikat dengan wilayahnya. Mereka mendominasi dan akan mengawini zebra grevy betina yang masuk ke wilayahnya.

Baca Juga: Zonkey, Hewan Unik Hasil Kawin Silang Zebra dan Keledai

Verified Writer

Laras Larasati

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya