TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Unik dan Menarik Kepiting Biru Darat, Capitnya Besar Sebelah

Kepiting biru darat hidup berkelompok

Kepiting biru darat (inaturalist.org/world_lineage)

Kepiting jadi salah satu satwa laut yang terkenal dan sangat populer sebagai makanan yang sangat enak. Mau itu kedai pinggir jalan sampai restoran mewah banyak yang menyediakan berbagai olahan kepiting. Tapi tak hanya populer sebagai hidangan lezat ternyata banyak juga spesies kepiting yang punya keunikan, lho.

Salah satunya dapat kamu lihat pada Cardisoma guanhumi atau kepiting biru darat. Seperti namanya, ia punya tubuh berwarna biru dan kerap ditemukan di daratan seperti pinggir pantai dan rerumputan. Ia juga punya capit yang unik karena capitnya besar sebelah. Tak hanya itu, kepiting yang menghuni Benua Amerika ini juga punya keunikan lain yang akan kita ulik di artikel ini!

1. Punya warna biru yang menyala

Kepiting biru darat (inaturalist.org/johndreynolds)

Hanya dengan melihat warna dan bentuk tubuhnya kamu dengan mudah dapat mengenali kepiting ini. Warna cokelat biasa terlihat pada individu muda, sementara itu individu betina dewasa umumnya punya warna yang lebih terang, yaitu abu-abu atau putih. Namun, individu jantan punya warna yang lebih mencolok dengan warna biru muda terang di bagian punggung, kaki, dan capitnya. Perbedaan warna antara jantan dan betina ini disebut dimorfisme seksual dan hal ini merupakan sesuatu yang umum terjadi di dunia satwa.

2. Punya capit kanan yang lebih besar dari capit kiri

Kepiting biru darat (inaturalist.org/gcmp)

Dilansir iNaturalist, seperti kepiting lain, kepiting ini juga punya dimorfisme di capitnya, hal ini dapat terlihat dari capit kanan yang ukurannya jauh lebih besar dari capit kiri. Bahkan terkadang capit kanan tersebut bisa lebih besar dari ukuran karapasnya, lho. Capit tersebut bukan sekadar hiasan semata karena sangat berguna untuk menakut-nakuti atau mencapit pengganggu atau predator yang hendak memakannya.

Jika berbicara ukuran, kepiting ini punya ukuran yang cukup besar dengan lebar tubuh yang mencapai 15 cm. Beratnya sendiri cukup bervariasi, umumnya kepiting ini punya bobot antara 80 sampai 180 gram. Namun beberapa spesimen raksasa juga mampu tumbuh hingga seberat 800 gram. Dengan lebar dan berat seperti itu ukurannya bisa menyamai telapak tangan manusia dewasa.

3. Menghuni pantai di daerah antlantik

Kepiting biru darat (inaturalist.org/sea)

Laman Sea Life Base menerangkan kalau kepiting biru darat sangat mudah ditemukan di daerah Samudra Atlantik. Penyebarannya sendiri mencakup beberapa tempat, seperti Amerika Serikat, Meksiko, daerah Karibia, dan Brazil. Umumnya krustasea ini lebih suka hidup di daratan dan pinggir pantai. Bibir pantai, pepohonan, dan rerumputan jadi rumah yang nyaman baginya. Namun dalam beberapa kesempatan ia juga bisa menyelam ke laut walau hanya sampai kedalaman sekitar 2 meter.

4. Kepiting biru darat merupakan hewan kanibal

Kepiting biru darat (inaturalist.org/dumplingeatingpanda)

Dilansir Antigua's Marine Life, kepiting ini merupakan spesies kepiting kanibal yang akan memakan sesama spesiesnya. Namun hal ini tidak terjadi setiap saat dan kemungkinan hanya dilakukan saat pasokan makanan mulai menipis. Jika makanan berlimpah kepiting ini lebih memilih untuk memakan dedaunan, buah-buahan, serangga, bangkai hewan, dan kotoran hewan.

Kepiting ini juga bisa mendeteksi makanan menggunakan indra yang sangat sensitif terhadap suara dan getaran. Bahkan kepiting biru darat dapat mendeteksi suara dan getaran buah yang jatuh ke tanah walau ia sedang berada di dalam lubang. Tak hanya itu, kemampuan penghlihatannya juga cukup baik. Matanya sendiri terdiri dari ribuan ommatidia yang akan terus berkembang seiring bertambahnya usia. Karena hal ini kepiting dewasa mampu mendeteksi objek yang bergerak bahkan jika gerakannya terbilang lambat.

Verified Writer

Arzha Ali Rahmat

Mahasiswa Unnes yang suka ular.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya