TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah yang Hidup Sederhana

Haedar tak jemawa meski menjadi Ketum PP Muhammadiyah

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Intinya Sih...

  • Prof. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, hidup sederhana dan tak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi
  • Haedar viral di media sosial karena terlihat naik kereta api tanpa rombongan, membawa oleh-oleh sendiri, dan tidak meminta bantuan orang lain
  • Perilaku Haedar dianggap sebagai bentuk kesederhanaan yang patut diteladani oleh siapa pun

Jakarta, IDN Times - Prof. Haedar Nashir, begitulah sapaan akrabnya. Haedar merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Memimpin salah satu organisasi keagamaan Islam terbesar dan tertua di Indonesia, tak membuat Haedar besar kepala. Apalagi memanfaatkan jabatan untuk keperluan pribadi dan kelompok.

Baca Juga: Pesan Haedar Nashir untuk MK Hingga Pemenang Pemilu 2024

1. Pilih hidup sederhana

Foto Haedar Nashir naik kereta sendiri sambil bawa oleh-oleh pakai kardus (PP Muhammadiyah)

Pria kelahiran 1958 itu memilih hidup sederhana meski memimpin Muhammadiyah yang memiliki aset triliunan rupiah. Perilaku sederhana Haedar kini viral di media sosial.

Melalui akun Instagram @hasbiboys, memperlihatkan Haedar sedang bepergian menggunakan kereta api, tanpa rombongan yang bejibun.

“Prof Haedar.. ketua umum ormas Muhammadiyah.. naik kereta ya biasa aja, bawa oleh oleh ya dipakein kardus..,” tulis @hasbiboys.

Baca Juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Perbanyak Semangat Berbagi

2. Bawa kardus dan tas gendong sendiri

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. (youtube.com/Muhammadiyah)

Selain itu, Haedar juga tampak membawa kardus oleh-oleh dan tas gendongnya sendiri. Menurut @hasbiboys, perilaku Haedar merupakan bentuk kesederhanaan yang bisa dicontoh oleh siapa saja.

Padahal, Haedar bisa saja meminta bawahannya ataupun kader Muhammadiyah untuk membawakan barang bawaannya. Tapi, hal itu urung dilakukan.

“seperti orang biasa aja. Sungguh sifat egaliter yang patut diteladani,” katanya.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya