TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Diisukan Jabat DPA Usai Pensiun, Jokowi: Sesuai Rencana Pulang Solo

Jokowi mengaku ingin kembali ke Solo

Presiden Jokowi meninjau posyandu di Cipete, Jakarta Selatan (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Intinya Sih...

  • DPR RI telah mengesahkan RUU Wantimpres menjadi DPA, yang disebut-sebut disiapkan untuk Presiden Jokowi setelah pensiun. RUU Wantimpres mengubah nomenklatur dari Wantimpres menjadi DPA dan mengatur jumlah keanggotaan. RUU Wantimpres juga memungkinkan presiden terpilih membentuk anggota DPA sesuai kebutuhannya.

Jakarta, IDN Times - DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Dewan Pertimbangan Presiden (RUU Wantimpres) menjadi Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

Rumornya, DPA disiapkan diisi untuk Presiden Joko "Jokowi" Widodo, selepas pensiun pada 20 Oktober 2024. Namun saat dikonfirmasi, Presiden Joko "Jokowi" Widodo enggan menjawab isu tersebut. Dia mengaku masih berkeinginan pulang ke Solo selepas pensiun.

"Sampai saat ini rencana saya masih belum berubah (pulang ke Solo)," ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (16/7/2024).

1. RUU Wantimpres ubah nomenklatur jadi DPA

Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas bantah RUU TNI untuk kembalikan Dwifungsi TNI. (IDN Times/Amir Faisol)

Sebelumnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Supratman Andi Agtas, menuturkan sedikitnya ada tiga hal yang diubah dalam Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden (RUU Wantimpres).

Pertama, RUU Wantimpres mengubah nomenklatur yang semula merupakan Wantimpres menjadi Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

"Menyangkut soal perubahan nomenklatur yang tadinya itu Dewan Pertimbangn Presiden (Wantimpres) menjadi Dewan Pertimbangan Agung," kata Supratman, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2024.

Kedua, RUU tersebut mengatur jumlah keanggotaan dalam DPA. Supratman mengatakan, semula dalam RUU Wantimpres diatur keanggotaannya dibatasi menjadi delapan orang.

Baca Juga: Wacana Ganti DPA, RUU Wantimpres Sah Jadi Usul Inisiatif DPR

2. Jumlah DPA disesuaikan dengan kebutuhan presiden

Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Agtas sebut seluruh fraksi sepakat RUU inisiatif DPR. (IDN Times/Amir Faisol)

Selanjutnya, dalam RUU ini keanggotaan DPA disesuaikan dengan kebutuhan presiden terpilih. Artinya, Prabowo Subianto memiliki kewenangan membentuk berapa jumlah anggota DPA sesuai dengan kebutuhannya.

"Sekarang diserahkan kepada presiden disesuaikan dengan kebutuhannya untuk bisa mendapatkan orang-orang terbaik yang bisa memberikan pertimbangan terbaik kepda presiden berikutnya," kata dia.

Baca Juga: Wantimpres Diubah Jadi DPA hingga Boeing Mengaku Salah

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya