TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Heri-Sholihin Deklarasi Maju Pilkada Kota Bekasi, Janji Anti Nepotisme

Deklarasi Heri-Sholihin dihadiri partai koalisi

Bakal calon Wali Kota Bekasi, Heri Koswara. (IDN Times/Imam Faishal)

Intinya Sih...

  • Pasangan Heri-Sholihin deklarasi resmi maju Pilkada Kota Bekasi di Alun-alun M. Hasibuan, Bekasi Selatan.
  • Heri menjanjikan program prioritas terkait lapangan pekerjaan, tata kelola pemerintahan bersih, dan pemberdayaan perempuan.
  • Deklarasi dihadiri partai koalisi seperti Partai Hanura, PAN, Partai Buruh, PPP dan relawan untuk memenangkan Pilkada 2024.

Bekasi, IDN Times - Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Bekasi yakni Heri Koswara-Sholihin resmi mendeklarasikan dirinya maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.

Deklarasi itu dilakukan di Alun-alun M. Hasibuan, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (25/8/2024). 

"Hari ini alhamdulillah saya dengan Bang Sholihin sudah menaiki satu tahap yaitu terkait deklarasi, adapun pendaftaran Insyaallah hari Rabu tanggal 28 Agustus 2024," kata Heri. 

Baca Juga: Heri Koswara-Sholihin Siap Deklarasi Maju Pilkada Kota Bekasi

1. Janji anti nepotisme

Ilustrasi Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Heri yang juga sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bekasi itu juga menyebutkan sejumlah program yang akan dijalankan setelah Heri-Sholihin terpilih. Salah satu programnya yakni memberikan solusi terkait lapangan pekerjaan. 

Dia juga berjanji tidak akan melakukan korupsi dan nepotisme untuk tata kelola pemerintahan yang bersih. 

"Kami juga punya program prioritas terkait bagaimana mengelola kota ini dengan cara yang anti korupsi, kolusi dan nepotisme. Maka Insyaallah untuk mencoba mengubah kejayaan Kota Bekasi, kami menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih," katanya.

2. Fokus pemberdayaan perempuan

Heri-Sholihin deklarasi maju Pilkada Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Heri juga mengatakan, salah satu program yang akan dia gencarkan yakni tentang pemberdayaan perempuan, terutama memfokuskan terhadap ibu rumah tangga di Kota Bekasi, untuk dapat melahirkan generasi penerus yang terdidik. 

"Sebagai tonggak rumah tangga yang melahirkan generasi, maka harus dipastikan mereka (perempuan) adalah orang-orang yang punya kesempatan untuk mendidik anaknya dengan sebaik-baiknya," jelas dia. 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya