TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Hal yang Bisa Kamu Pelajari dari Mantan, Ketahui Batasan!

Gak selalu negatif, kok

ilustrasi hubungan (pexels.com/Văn Thắng)

Masa lalu menjadi bagian kehidupan dari setiap manusia yang hidup di dunia. Entah masa lalu keluarga, pekerjaan, bahkan percintaan, masa lalu sepertinya bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari.

Bahkan, gak jarang masa lalu menjadi masa yang dibenci kebanyakan orang, terutama perihal asmara. Mungkin karena mantan pacar yang toksik atau memori-memori memalukan yang terjadi.

Selalu dipandang buruk, padahal, ada beberapa hal yang bisa kamu pelajari dari sosok mantan, lho. Penasaran, kan? Yuk, langsung simak bareng-bareng!

1. Membuat kamu belajar, bagaimana caranya berada di sebuah hubungan

ilustrasi hubungan (pexels.com/Trinity Kubassek)

Dengan melakukan kesalahan di hubungan masa lalu bersama sang mantan, kamu bisa belajar bagaimana caranya berada di dalam suatu hubungan yang baik. Memang membutuhkan banyak kegagalan dan air mata, namun kegagalan itulah yang bisa menuntunmu untuk memperbaiki diri untuk hubungan selanjutnya.

Dilansir Psychology Today, Tyler Jamison, Ph.D., seorang professor di University of New Hampshire mengatakan, bahwa hubungan yang paling awal sangat membantu untuk melatih kamu terlibat asmara dengan orang lain. Terkadang hubungan ini singkat atau terasa dangkal, tetapi hubungan itu mengajari kamu cara mengelola emosi yang datang dengan ketertarikan dan cara mengatakan "tidak", "terima kasih" saat tidak ada ketertarikan bersama.

2. Membuat kamu mengetahui pasangan seperti apa yang dimau

Ilustrasi pasangan (pexels.com/vjapratama)

Dengan pernah menjalin hubungan dengan seseorang di masa lalu, kamu bisa mengetahui sifat dan watak orang tersebut. Apalagi jika hubunganmu merupakan hubungan jangka panjang, sifat dan watak pasangan bisa menjadi makanan sehari-hari karena kamu harus menghadapi mereka.

Dengan begini, kamu bisa mengetahui apakah kamu cocok dengan sifat dan watak mereka atau tidak. Jika tidak, maka kamu belajar tentang seseorang seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diinginkan. Jadikan kesalahan masa lalu dalam memilih pasangan sebagai bahan pembelajaran untuk diri sendiri agar bisa mendapatkan pasangan yang lebih baik lagi.

"Kamu mungkin menemukan dirimu berkencan atau melihat profil kencan sambil berpikir, "Ini jelas bukan yang aku inginkan." Namun dalam banyak kasus, kamu perlu menghabiskan sedikit waktu dengan pasangan yang tidak kompatibel untuk mengidentifikasi apakah kamu menyukai sifat mereka atau tidak", tambah Jamison.

Baca Juga: 5 Alasan Seseorang Membanggakan Pencapaian di Masa Lalu

3. Mengetahui batasan yang kamu mau

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Vera Arsic)

Walaupun kita sedang berada di sebuah hubungan, kita berhak menentukan batasan kepada pasangan. Misalnya, pasanganmu terlalu lengket dan ingin selalu bersama, maka kamu bisa memberikan batasan bahwa kamu terkadang butuh waktu untuk sendiri terlebih dahulu.

Namun sebagai manusia, gak semuanya bisa terus berjalan konsisten. Terkadang, saat kamu punya pasangan yang terlalu clingy, kamu ingin memberi batasan. Pun saat memiliki pasangan yang terlalu cuek, kamu juga ingin sekali mereka memberi perhatian yang lebih. Nah, untuk mencari tahu bagaimana batasan yang tepat untuk dirimu, hubungan masa lalu bisa kamu jadikan bahan pembelajaran.

"Untuk menemukan keseimbangan ini membutuhkan beberapa trial and error. Mantan kita memberikan kita kesempatan untuk mencoba sesuatu, mengoreksi apa yang tidak kita sukai, dan mencoba lagi," pungkas Jamison.

4. Gak semua orang tercipta untukmu

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Alex Green)

Saat berada dalam suatu hubungan, terkadang kamu selalu merasa memiliki pasangan seutuhnya dan berhak untuk mengubah kehidupannya. Padahal, itu jelas-jelas gak benar. Dengan kegagalan hubungan, kamu bisa belajar bahwa kamu gak memiliki kontrol terhadap kehidupan pasangan, selama apa pun kalian bersama. 

Masa lalu mengajarkan bahwa walaupun kamu berpikir seseorang tercipta untukmu, saat hubungan dengannya sudah selesai, yang tersisa hanyalah rasa kecewa. Ini terjadi karena ekspektasimu sendiri. 

Dilansir mindbodygreen, Tejal Patel, seorang penemu program pelatihan daring, mengatakan, "Hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah berkomunikasi dan membuat batasan dari ruang kepercayaan, menghormati orang lain, dan mencintai diri sendiri".

Baca Juga: 5 Manfaat Cut Off Mantan Sepenuhnya, Hidup Lebih Tenang

Verified Writer

Alma S

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya