TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Faktor Pendorong Pemulihan Pecandu Narkoba

Pecandu narkoba yang ingin sembuh harus dibantu

ilustrasi pecandu narkoba (pexels.com/MART PRODUCTION)

Pecandu narkoba seringkali dianggap sebagai orang yang menyimpang. Meskipun pada kenyataannya memang hal tersebut benar, orang-orang tak bisa menghakiminya begitu saja.

Alangkah baiknya untuk bersama-sama memberikan jalan bagi mereka agar sembuh dari sikap kecanduannya. Mengarahkan mereka untuk menjalankan rehabilitasi sudah merupakan dukungan yang berarti. Lalu apa yang mendasari mereka untuk bisa sembuh? Berikut adalah beberapa faktor pendukungnya.

1. Resiliensi selama masa rehabilitasi

ilustrasi resiliensi (pexels.com/Ann H)

Resiliensi merupakan suatu keadaan dimana individu sanggup untuk bounce back atau bangkit kembali pada kondisi semula setelah menghadapi kejadian yang menekan. Resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba memiliki pengaruh tinggi meningkatkan kesembuhan pada pasien.

Resiliensi menjadikan individu mampu bertahan, bangkit, dan menyesuaikan dengan kondisi sulit, khususnya pada pasien rehabilitasi adalah jeratan narkoba. Dengan adanya resiliensi yang dimiliki individu inilah yang akan memengaruhi keberhasilan dalam adaptasi pada situasi yang penuh tekanan yang penuh resiko, misalnya adalah kambuh. Selain itu, juga membantu individu untuk mampu memecahkan masalahnya.

2. Dukungan keluarga

ilustrasi keluarga (pexels.com/Nicole Michalou)

Pasien rehabilitasi narkoba sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat untuk lepas dari jeratannya, khususnya adalah keluarga. Dukungan keluarga dalam membangun motivasi dari segi fisik dan psikis dapat sangat membantu pasien, alih-alih langsung menghakimi. 

Sebagai pendukung utama, keluarga memberikan peranan dan dampak yang langsung dirasakan oleh pasien. Saat dukungan dari kelurga tidak ada, maka keberhasilan pemulihan juga tergolong cukup rendah.

Baca Juga: Tak Lagi Dipenjara, Pecandu Narkoba di Banten Akan Direhab 

3. Copping effort dalam diri pecandu narkoba

ilustrasi pecandu narkoba (pexels.com/MART PRODUCTION)

Upaya coping yang terdiri dari manajemen masalah dan pengaturan emosi akan sangat penting dalam menolong dan menyelamatkan pengguna narkoba dari kecanduannya. Coping effort adalah proses yang dilakukan oleh penyalahguna narkoba jenis jarum suntik untuk berusaha menangani situasi dirinya akibat kecanduan, diantaranya melakukan perubahan kognitif dan tingkah laku agar merasa aman.

Manajemen masalah bisa diartikan dengan upaya menghadapi stressor melalui penyelesaian masalah dan pencarian informasi. Adapun pengaturan emosi merupakan respon dari emosi saat ditekan oleh stress. Strategi yang bisa digunakan dalam coping berbasis emosi ini adalah mencari dukungan sosial dan menolak kondisi suatu masalah.

4. Dukungan sosial

ilustrasi hubungan sosial (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Proses penyembuhan pasien rehabilitasi narkoba membutuhkan motivasi diri serta perkembangan jiwa menurut keyakinannya. Kesadaran individu pada keberagaman bisa mencegahnya untuk tidak melakukan perbuatan yang dilarang undang-undang dan keyakinan yang dianutnya, termasuk narkoba.

Oleh sebab itu, individu yang menyalahgunakan narkoba membutuhkan kenyamanan dari lingkungan sosialnya.  Dukungan sosial sangat berarti dalam proses pembentukan motivasinya untuk sembuh sehingga keberartian dalam hidup akan ditemukan kembali.

Baca Juga: 10 Film Pengedar dan Pecandu Narkoba, Penuh Aksi Menegangkan!

Verified Writer

Indrawati R

Thank you!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya