TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Tips Menciptakan Kehidupan Penuh Arti Pasca Lebaran

Tetap jaga kerendahan hati dan semangat berbagi

ilustrasi wanita berjilbab (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Tidak terasa Lebaran memang sudah berlalu. Kita dihadapkan kembali dengan rutinitas sebelumnya. Termasuk dengan pekerjaan yang sudah menumpuk harus diselesaikan. Namun demikian, apakah momentum Lebaran berlalu begitu saja?

Meskipun  sudah beranjak, bukan berarti kita bisa melupakan sejumlah nuansa positif yang hadir. Setidaknya kita tetap bisa menciptakan kehidupan penuh arti pasca Lebaran. Terutama dari sikap dan perilaku terpuji. Terdapat tujuh tips menciptakan kehidupan penuh arti pasca lebaran. Yuk, terapkan!

1. Tetap menyempatkan waktu untuk refleksi diri

ilustrasi perempuan berjilbab (pexels.com/Monstera)

Momentum Lebaran identik dengan kemeriahan dalam waktu sesaat. Setelah Lebaran usai, kehidupan terasa kembali ke setelan awal. Seolah tidak ada momen berarti dan kesakralan yang tertinggal dari kemeriahan tersebut. Padahal, kita bisa saja menciptakan kehidupan penuh arti pasca lebaran.

Bagaimana caranya? Kita bisa menyempatkan waktu untuk refleksi diri sejenak. Mulai dari mencari tahu sisi kekurangan, sampai menghargai kelebihan yang sudah dimiliki. Dengan refleksi diri, seseorang mampu menilai situasi dengan lebih bijaksana.

2. Senantiasa mempertahankan kerendahan hati

ilustrasi perempuan berjilbab (pexels.com/Danang Wicaksono)

Jika kita membahas tentang Lebaran, tentu ada satu momen unik yang menyertai. Ini berkaitan dengan permintaan maaf atas kekeliruan yang sudah diperbuat. Entah dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Kita berharap orang lain membuka pintu maaf atas perbuatan yang menyakiti hati di masa lalu.

Sekilas memang terlihat seperti sebuah tradisi. Tapi di sinilah titik awal menciptakan kehidupan penuh arti pasca Lebaran. Meskipun cuti Idul Fitri sudah selesai, kita harus senantiasa mempertahankan kerendahan hati. Jangan karena kebahagiaan sesaat berubah menjadi angkuh.

3. Memegang teguh solidaritas di tengah keberagaman

ilustrasi solidaritas (pexels.com/Pixabay)

Sejauh mana upayamu menciptakan kehidupan penuh arti pasca Lebaran? Tanpa sadar kita kerap melupakan persoalan satu ini. Setelah Lebaran usai, seolah tidak ada momentum berkesan yang dipertahankan setelahnya.

Tentu kita harus mampu menciptakan kehidupan penuh arti meskipun Lebaran sudah beranjak. Kuncinya dengan memegang teguh solidaritas di tengah keberagaman. Siap tidak siap, kita harus lapang hati menghargai bermacam perbedaan yang ada di lingkungan sekitar.

4. Jangan bosan berbagi dengan mereka yang membutuhkan

ilustrasi berbagi hampers (pexels.com/RDNE Stock Project)

Hari raya memang identik dengan semangat berbagi dengan sesama. Contohnya dengan memberi bingkisan kepada orang-orang yang membutuhkan. Tapi yang mengherankan, budaya seperti ini seolah terlupakan ketika lebaran sudah selesai.

Padahal, kita bisa saja menciptakan kehidupan penuh arti pasca lebaran. Meskipun Idul Fitri sudah berlalu, jangan bosan berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Tidak harus berbagi dalam skala besar. Bahkan bantuan kecil yang diberikan turut berarti bagi kehidupan mereka.

Baca Juga: Melihat Tradisi Lebaran Ketupat di Majalengka

5. Senantiasa menciptakan momentum positif

ilustrasi perempuan berhijab (pexels.com/PNW Production)

Apakah kamu memiliki momentum berkesan selama hari Idul Fitri kemarin? Contohnya saling berbagi energi positif dengan orang-orang terdekat. Termasuk memberikan dukungan kepada mereka yang tengah mengalami keterpurukan.

Tapi saat lebaran sudah usai, apa kamu masih memiliki semangat tersebut? Padahal ini menjadi kunci mengawali kehidupan penuh arti. Dengan menciptakan momentum positif, kamu akan merasakan lingkungan yang harmonis.

6. Menyempatkan waktu untuk memperhatikan kesenangan diri

ilustrasi perempuan berhijab (pexels.com/RDNE Stock Project)

Cuti Idul Fitri memang menjadi kesempatan untuk memanjakan diri. Contohnya pulang kampung untuk berkumpul bersama orang-orang terdekat. Atau menyempatkan waktu berwisata untuk menyegarkan pikiran. Tapi bagaimana saat hari Lebaran itu sudah berlalu?

Ternyata tetap ada upaya menciptakan kehidupan penuh arti pasca Lebaran. Kamu harus tetap menyempatkan waktu untuk memperhatikan kesenangan diri. Jangan karena masa cuti sudah usai pada akhirnya menuntut diri bekerja secara berlebihan.

Verified Writer

Mutia Zahra

Be grateful for everything

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya