TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Jawab Masalah Kulit, L'Oreal Hadirkan Beauty Tech yang Inklusif

Ada 17 beauty tech yang diluncurkan L'Oreal

Diskusi media bertajuk ‘L’Oréal Beauty Tech: Inventing the Beauty of the Future’. Jumat (30/9/2022). IDN Times/Febriyanti Revitasari

Di antara sekian banyak tren, animo masyarakat terhadap dunia kecantikan dan perawatan kulit tetap besar. Banyak inovasi baru yang dikeluarkan untuk menjawab keresahan masyarakat. Hal ini terlihat dari hasil riset yang dipaparkan oleh Aswaina Seroja, Chief Consumer Officer L’Oréal Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun Populix, topik kencantikan masih menduduki peringkat lima teratas sebesar 38 persen. Sebanyak 76 persen Gen Z melihat bahwa kecantikan membuat mereka lebih percaya diri, 53 persen lainnya beranggapan bahwa perawatan adalah investasi.

Untuk itu, L’Oréal yang menaungi banyak brand luxury berkomitmen menghadirkan beauty tech, dengan menggabungkan kecanggihan dunia sains dan teknologi. Junaid Murtaza, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, memperkenalkan beberapa beauty tech melalui diskusi media bertajuk "L’Oréal Beauty Tech: Inventing the Beauty of the Future. Lantas, beauty tech apa saja dihadirkan oleh L'Oreal?

1. Kiehl's Derma Reader Pro

Kiehl’s Derma Reader Pro (IDN Times/Adyaning Raras)

Kiehl's Derma Reader Pro merupakan salah satu inovasi yang dikeluarkan oleh L’Oréal untuk menganalisa kulit lebih dalam. Alat ini akan menganalisa foto kulit untuk menemukan beberapa isu di sub-permukaan kulit. Penilaian ciri kulit mulai dari area kemerahan, pori-pori besar, bintik hitam, tekstur, kerutan garis halus, dan munculnya bintik coklat.

Dengan bantukan skin expert, kamu bisa lebih memahami kondisi kulit wajah. Kamu juga bisa mendapatkan rekomendasi produk maupun perawatan yang dibutuhkan untuk bisa mencapai kulit sehat.

"Mesin ini bisa mengidentifikasi isu di bawah kulit yang mungkin kita gak tahu atau gak kelihatan. Mesin ini sudah tiga unit di Indonesia," kata Caroline Foo, General Manager L’Oréal Luxe Division Indonesia.

2. La Roche-Posay Spotcan

La Roche-Posay Spotscan (IDN Times/Adyaning Raras)

Misi La Roche-Posay adalah life changing dermatology. Itulah mengapa La Roche-Posay bekerja sama dengan banyak dermatologis untuk bisa mengatasi masalah kulit. Jerawat masih menjadi skin-patology nomor satu di Indonesia.

Permasalahan ini banyak dialami oleh remaja atau dewasa di atas 25 tahun. Untuk itu, La Roche-Posay mengembangkan alat bernama "La Roche-Posay Spotcan" untuk menganalisa keparahan jerawat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI). Algoritma dibangun bersama dermatologis dunia berdasarkan 6.000 foto dari berbagai jenis warna kulit hingga tingkat keparahan jerawat.

Alat ini akan mengambil swafoto dari tiga sisi. Setelah itu akan muncul hasil GEA (Global Evaluation of Acne). Pengukuran ini digunakan dermatologis untuk mengetahui tingkat keparahan jerawat. 

"Apabila GEA-nya sama dengan atau di atas dua berarti tingkat keparahannya udah medium. Maka aplikasi akan alert user untuk konsultasi ke dermatologis. Alat ini juga terhubung dengan telemedicine partner untuk mendapatkan diagnosa lebih lanjut. Kalau GEA 0-1, kita akan kasih rekomendasi La Roche-Posay yang sesuai," ujar Nestya Sedayu, Head of Marketing Active Cosmectics Division L’Oréal Indonesia.

Baca Juga: L’Oréal Paris Hadirkan Terobosan Sains Perawatan Kulit Glycolic Bright

3. Lancôme Shade Finder

Lancôme Shade Finder (IDN Times/Adyning Raras)

Masih menggunakan teknologi AI, kamu gak perlu lagi kesulitan mencari shade foundation. Inovasi terbaru yang dikeluarkan L’Oréal adalah Lancôme Shade Finder. Dibangun dengan algoritma yang unik dengan mengumpulkan lebih dari 400 orang dengan beragam warna kulit. Alat ini juga mendorong inklusivitas karena mampu mengidentifikasi hingga 22.500 warna kulit.

"Lancôme membantu untuk mengidentifikasi lebih dari 2.000 shades. Beauty tech yang paling inklusif karena kita bisa menemukan shade yang paling akurat untuk kulitmu. Jadi kamu gak perlu khawatir lagi tentang skin tone dan kami bisa memberitahu warna atau shade yang benar-benar cocok untuk skin tone kamu," imbuh Caroline saat roundtable discussion pada Jumat (30/9/2022) di The Tribrata Dharmawangsa.

4. Yves Saint Laurent Rouge Sur Mesure

YSL Rouge Sur Mesure (IDN Times/Adyaning Raras)

Selain foundation, teknologi lain dari L’Oréal adalah Yves Saint Laurent Rouge Sur Mesure. Alat ini belum ada di Indonesia dan di bawa langsung dari Prancis. Kamu bisa membuat lipstik dalam waktu tiga detik on the spot. 

"Kamu bisa membawa smart device ini ke rumah atau mobile di mana aja," lanjut Caroline.

Yves Saint Laurent Rouge Sur merupakan perangkat portable yang menggabungkan perangkat koneksi dengan cartridge lipstik cair. Ada pula try on virtual dengan algoritma warna berbasis AI. Kamu bisa mendapatkan rekomendasi warna yang tepat berdasarkan jenis kulit, warna rambut, bahkan warna yang sekiranya matching dengan fashion item yang kamu pakai saat itu.

Baca Juga: L’Oréal Professionnel Perkenalkan Signature Service French Glossing

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya