TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

10 Fakta Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Film Indonesia ini untuk 18 tahun ke atas

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas akan tayang di bioskop Indonesia dalam waktu dekat. Film yang dibintangi Ladya Cheryl dan Marthino Lio ini bisa disaksikan di layar lebar mulai awal Desember 2021.

Film dengan judul bahasa Inggris, Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash ini bercerita tentang Ajo Kawir, seorang jagoan yang gak takut mati. Hasratnya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia, Ajo impoten. Ketika berhadapan dengan seorang petarung perempuan tangguh bernama Iteung, Ajo malah babak belur dan dia jatuh cinta.

Penasaran dengan film ini? Yuk, simak 10 fakta Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas di bawah ini!

1. Film ini melenggang di kancah internasional terlebih dahulu. Ia telah berkeliling ke lebih dari 30 film festival seluruh dunia sebelum kembali ke Indonesia

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

2. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas menjadi satu-satunya film yang mewakili Indonesia di Festival Film Internasional Tokyo (TIFF) 2021, lho!

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

3. Film kelima Edwin ini juga menjadi hasil adaptasi novel Eka Kurniawan dengan judul serupa yang terbit pada 2014

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

4. Bertabur bintang teater, film ini dibintangi oleh Marthino Lio, Ladya Cheryl, Reza Rahadian, Ratu Felisha, dan Sal Priadi

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

Baca Juga: Berbagi Cerita di Balik Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

5. Lio sebagai pemeran utama mengaku deg-degan beradu akting dengan Reza Rahardian, sementara Reza sebagai pemeran pendukung mengaku sangat menyukai karakternya

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

6. Kru produksi memiliki alasan teknis memilih Kota Rembang sebagai latar tempat, karena kelengkapan set-nya. Kota tersebut juga dinilai paling pas menggambarkan suasana 80-an

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

7. Berperan sebagai pelacur, ini kali pertama Christine Hakim memerankan adegan yang agak sensual selama karier aktingnya!

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

8. Film ini menjadi kritik terhadap toxic masculinity, tetapi tetap dibumbui dengan humor

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

9. Berlatar akhir 80-an sampai 90-an, pita seluloid 16 mm dipilih untuk merealisasikan estetika sinema era tersebut. Pengerjaan laboratoriumnya cuma bisa dilakukan di luar negeri!

Konferensi pers Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Rabu (17/11/2021) (dok. IDN Times/ Maria Helen Oktavia)

Baca Juga: 5 Fakta Film Indonesia Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya