TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

37 Aturan 'Aneh' yang Harus Diikuti oleh Atlet Olimpiade

Contohnya, atlet track and field tidak harus pakai sepatu

ilustrasi Olimpiade 2024 (unsplash.com/Bo Zhang)

Intinya Sih...

  • Atlet tidak diperbolehkan menyampaikan bentuk protes apa pun di lapangan pertandingan, di Desa Olimpiade, selama upacara, atau pada upacara pembukaan dan penutupan.
  • Melakukan dunk diperbolehkan dalam bola basket Olimpiade. Namun, pemain tidak diperbolehkan berpegangan pada ring setelah melakukannya.
  • Pelari Olimpiade yang memilih untuk berpegangan tangan di garis finis akan didiskualifikasi.

Setiap kali Olimpiade digelar, para atlet dari seluruh dunia berkumpul untuk bersaing dalam berbagai cabang olahraga. Namun, di balik semangat kompetisi dan prestasi yang luar biasa, ada serangkaian aturan yang harus diikuti oleh para atlet.

Bahkan, beberapa dari aturan tersebut mungkin terdengar tidak biasa, mulai dari aturan dalam kehidupan sehari-hari di kampung atlet hingga aturan seputar cara atlet bertanding.

Berikut ini daftar aturan yang menggambarkan betapa uniknya dunia olahraga internasional di bawah bendera Olimpiade. 

1. Atlet trek dan lapangan tidak harus memakai sepatu

ilustrasi atlet lari (freepik.com/Freepik)

Meskipun hampir selalu dikenakan oleh atlet yang berlaga di cabang olahraga trek dan lapangan (track and field), tetapi sepatu tidak diwajibkan.

2. Atlet senam artistik tidak boleh memakai cat kuku warna-warni

Rifda Irfanaluthfi di Olimpiade 2024 Paris. (dok.NOC Indonesia/Wahyu Putro A/ANTARA)

Meskipun pesenam artistik bisa mengenakan riasan warna-warni, tetapi cat kuku berwarna cerah tidak dibolehkan. Pilihannya adalah cat kuku netral atau tidak sama sekali.

3. Tidak boleh melakukan segala bentuk protes saat bertanding

Atlet tidak diperbolehkan menyampaikan bentuk protes apa pun di lapangan pertandingan, di Desa Olimpiade, selama upacara, atau pada upacara pembukaan dan penutupan. Aturan tersebut diberlakukan sebelum kompetisi 2020 dan telah menghadapi penolakan yang signifikan.

4. Atlet boleh mendapat dukungan, tetapi harus mengikuti panduan promosi

ilustrasi Olimpiade Paris 2024 (unsplash.com/Amada MA)

Menurut Peraturan 40 Piagam Olimpiade, atlet bisa memperoleh dukungan dan dibayar untuk dukungan tersebut. Namun, selama Olimpiade, atlet dibatasi hanya bisa menyampaikan satu pesan untuk setiap sponsor pribadi per acara, satu pesan per sponsor pada satu hari, tiga pesan per sponsor selama Olimpiade, dan maksimal sepuluh pesan "terima kasih" per atlet selama periode Olimpiade.

5. Atlet seluncur indah laki-laki wajib pakai celana panjang

ilustrasi ice skating (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Banyak yang mungkin berpikir bahwa atlet seluncur indah (figure skating) laki-laki bisa mengenakan celanan ketat atau legging seperti penari. Hal ini ternyata tidak benar. Celana panjang merupakan persyaratan aturan berpakaian dalam kategori olahraga ini. 

6. Atlet seluncur indah perempuan tidak harus mengenakan rok

Di sisi lain, International Skating Union (ISU) mengizinkan atlet seluncur indah perempuan mengenakan berbagai kostum termasuk celana panjang, legging, rok, gaun, dan unitard.

7. Atlet tidak boleh minum alkohol di Desa Olimpiade

ilustrasi minum alkohol (freepik.com/ freepik)

Merokok dan minum minuman beralkohol pada umumnya tidak diperbolehkan. Namun, akan ada bar di Desa Olimpiade yang menyediakan minuman beralkohol bagi para atlet untuk bersantai di sela-sela turnamen.

8. Atlet tidak boleh mengunggah konten tertentu terkait Olimpiade di media sosial

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengizinkan atlet untuk berbagi pengalaman mereka dalam Olimpiade, tetapi mereka tidak diizinkan untuk membuat situs web atau akun media sosial khusus yang terkait dengan Olimpiade.

Postingan juga harus mematuhi pedoman khusus. Salah satunya adalah konten bidang medis, dan video yang ditayangkan langsung atau berdurasi lebih dari 2 menit tidak diizinkan.

Selain itu, menyertakan orang lain dalam postingan hanya bisa dilakukan dengan persetujuan mereka.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tes Gangguan Kecemasan Online, Gratis!

9. Atlet balap sepeda BMX harus memasukkan baju mereka ke dalam celana

ilustrasi BMX racing (unsplash.com/Santiago Pazos Bordon)

Atlet balap sepeda BMX tidak boleh memakai jersey lama apa pun: tidak boleh terbuat dari bahan lycra, tidak boleh ada resleting di atas pinggang, atau saku belakang. Dan, jersey tersebut harus dimasukkan ke dalam celana sebelum balapan dimulai

10. Tidak diperbolehkan salto ke belakang dalam cabang seluncur indah

Meski terdengar keren, tetapi salto ke belakang tidak diperbolehkan dalam cabang olahraga seluncur indah karena pendaratan dengan dua kaki dianggap tidak termasuk "lompatan". Namun, itu tidak menghentikan atlet tahun 1998 Surya Bonaly untuk melakukan salto ke belakang untuk para penggemarnya. 

11. Pemain basket boleh melakukan dunk namun tidak boleh berpegangan pada ring

ilustrasi pertandingan basket (pexels.com/IMG_1979 Števonka)

Melakukan dunk diperbolehkan dalam bola basket Olimpiade. Namun, pemain tidak diperbolehkan berpegangan pada ring setelah melakukannya.

12. Pemain anggar tidak boleh meninggalkan lapangan atau mereka akan kalah

ilustrasi pertandingan anggar (unsplash.com/Eugene Lim)

Pemain anggar tidak dapat meninggalkan arena kecuali untuk keadaan tertentu, seperti keadaan darurat medis. Jika ada tantangan atau banding yang diinginkan selama pertandingan, atlet tidak bisa meninggalkan arena atau lapangan.

Pada tahun 2012, Korea Selatan mengajukan banding, dan pemain anggar Shin A-lam terpaksa tetap berada di arena selama hampir satu jam sebelum keputusan dibuat.

13. Pegulat harus mengenakan saputangan kain di kaus mereka

Pegulat Olimpiade harus mengenakan saputangan kain di suatu tempat di seragam mereka yang disebut "bleeder" atau "bloodrag". Saputangan ini digunakan untuk membersihkan pendarahan dari pertandingan atau untuk membersihkan matras dari cairan tubuh apa pun.

14. Pemain polo air harus memeriksakan kuku kaki mereka sebelum bertanding

ilustrasi polo air (freepik.com/freepik)

Atlet polo air harus memotong kuku kakinya untuk menghindari goresan parah di bawah air.

15. Dilarang merokok di Desa Olimpiade

ilustrasi rokok (pexels.com/cottonbro studio)

Merokok tidak diperbolehkan di sebagian besar Desa Olimpiade, tetapi ada beberapa area khusus. 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya