TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Tips Memasak Kering Tempe untuk Stok Lauk saat Bulan Puasa 

Renyah dan manisnya tahan lama

ilustrasi kering tempe (instagram.com/vita_recipe)

Intinya Sih...

  • Kering tempe adalah lauk yang awet dan tahan lama saat bulan Ramadan
  • Pemilihan tempe yang tepat dan teknik penggorengan yang benar sangat berpengaruh pada rasa kering tempe
  • Bumbu pelengkap kering tempe harus digoreng terpisah dan adonan gula merah harus diaplikasikan dengan benar

Kebanyakan orang tak mau ribet mempersiapkan makanan saat bulan Ramadan. Maka dari itu, dibutuhkan lauk makan yang awet dan tahan lama, salah satunya adalah kering tempe. Olahan tempe ini bisa awet hingga berhari-hari.

Kering tempe terasa manis dengan tekstur renyah yang menggoyang lidah. Sudah banyak orang yang membuat kering tempe di rumah sebagai stok lauk saat bulan puasa. Apakah kamu salah satunya?

Sebelum membuatnya sendiri, ketahui beberapa tips memasak kering tempe yang renyahnya tahan lama buat stok lauk saat bulan puasa berikut ini, ya. Jangan lupa disimpan di stoples kedap udara.

1. Pastikan tempe dalam keadaan kering dan padat

ilustrasi tempe (commons.wikimedia.org/FotoosVanRobin)

Penggunaan dan pemilihan tempe sangat berpengaruh pada rasa kering tempe. Sebelum diolah, pastikan tempe yang akan digunakan dalam keadaan kering dan padat. Padat artinya butiran kedelainya rapat, berwarna kuning cerah, dan terasa keras saat ditekan.

Tempe yang tidak padat akan terurai nantinya saat digoreng. Bahkan sebelum digoreng, tempe akan hancir saat dipotong, Tentu kamu gak mau itu terjadi, kan? Kering tempe buatanmu gak bakal enak.

Setelah dipastikan padat, potong-potong tempe menjadi ukuran kecil yang seragam. Kalau sudah, jemur dan angin-anginkan sebentar potongan tempe hingga kering.

2. Gunakan bahan pelengkap dan bumbu yang sesuai

Ilustrasi bawang merah dan bawang putih (pixabay.com/sektohyo)

Apalah arti kering tempe tanpa bumbu yang sedap. Bumbu pelengkap kering tempe biasanya adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, serta kacang tanah atau ikan teri kecil.

Perlu diingat, semua bahan-bahan tadi harus digoreng terpisah. Kemudian, siapkan pula bumbu kering tempe lainnya, yakni gula merah atau gula putih, garam, dan penyedap secukupnya.

3. Goreng tempe dengan api sedang ke kecil

menggoreng tempe (instagram.com/budyrijani)

Menggoreng tempe berukuran kecil terbilang cukup tricky. Apabila api kompor yang digunakan terlalu besar, tempe rawan gosong dan pahit. Namun, apabila sebaliknya, yakni api terlalu kecil, tempe akan matang dalam waktu lama.

Maka dari itu, supaya kering tempe buatanmu matang merata, gunakan api kompor kecil ke sedang. Masukkan potongan kering tempe ketika minyak sudah dalam keadaan panas. Jangan dimasukkan kalau minyak belum mendidih.

Baca Juga: 9 Tips Menyimpan Tempe di Suhu Ruang, Awet Tanpa Kulkas!

4. Goreng tempe dengan banyak minyak hingga terendam

ilustrasi menggoreng (pixabay.com/ivabalk)

Tips memasak kering tempe buat stok lauk saat bulan puasa selanjutnya ada dalam teknik menggorengnya. Kamu perlu mempersiapkan wajan cekung di atas kompor, lalu menuang cukup banyak minyak. Ingat, tempe harus terendam saat digoreng.

Ketika minyak sudah panas, segera masukkan potongan kering tempe. Goreng dengan sesekali diaduk agar matangnya merata di semua sisi.

Kalau sudah matang semua, matikan kompor dan tiriskan tempe. Letakkan kering tempe di atas tisu dan biarkan sampai gak berminyak. Dengan begitu, kering tempe bakal renyah tahan lama.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya