TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Tok! OJK Bekukan Seluruh Kegiatan Usaha WanaArtha Life

WanaArtha Life tak kunjung penuhi kewajiban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan sanksi kepada PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life), berupa pembekuan kegiatan usaha (PKU) untuk seluruh kegiatan usaha.

Sebelumnya, OJK hanya membekukan sebagian kegiatan usaha WanaArtha Life sebagai sanksi kasus dugaan penggelapan dana nasabah.

Baca Juga: OJK: Restrukturisasi Kredit di Perbankan Turun ke Rp560 Triliun

Baca Juga: Sengkarut Gagal Bayar, Aset Bumiputera Tak Cukup Tutupi Liabilitas

1. WanaArtha Life tak kunjung penuhi kewajiban

ilustrasi perusahaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan PKU terhadap seluruh kegiatan usaha dijatuhkan karena perusahaan asuransi tersebut tak kunjung memberikan rencana menutupi selisih atau kesenjangan antara kewajiban perusahaan dengan aset yang dimiliki.

"OJK telah meningkatkan sanksi karena pemenuhan kewajiban dari perusahaan tidak terpenuhi, jadi kami juga memberikan sanksi pembatasan kegiatan usaha PKU untuk seluruh kegiatan usaha," ucap Ogi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB), Senin (5/9/2022).

2. OJK tunggu revisi RPK WanaArtha Life

Ilustrasi laporan keuangan. (IDN Times/Aditya Pratama)

OJK kini sudah memerintahkan WanaArtha Life untuk memberikan revisi rencana penyehatan keuangan (RPK) yang wajar. Sebab, hasil audit menemukan adanya perbedaan nilai-nilai yang disampaikan perusahaan dalam RPK sebelumnya.

"Kami memberikan kesempatan pada perusahaan untuk merevisi daripada RPK-nya," ucap Ogi.

Baca Juga: OJK Ungkap Bumiputera Sudah Bermasalah sejak 1997

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya