TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Rupiah Melemah Tajam, Tembus Rp15.600 per Dolar AS 

Rupiah melemah 34 poin pada pembukaan perdagangan

IDN Times/Holy Kartika

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah lanjut melemah pada pembukaan perdagangan, Rabu (4/10/2023). Mata uang Garuda tembus Rp15.600 pagi ini.

Seperti dikutip dari Bloomberg, rupiah melemah sebanyak 34 poin pada pembukaan perdagangan, menjadi Rp15.614 per dolar AS. Sebelumnya, kurs rupiah ditutup melemah sebanyak 50 poin atau 0,32 poin ke Rp15.580 pada Selasa (3/10/2023).

Baca Juga: Rupiah Merana, Dolar AS Melesat ke Rp15.593 Pagi Ini

1. Survei tenaga kerja AS bikin dolar melesat

Pengamat pasar keuangan, Lukman Leong mengatakan, mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar dikarenakan data Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) di AS.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan setelah data tenaga kerja JOLT AS yang lebih kuat dari perkiraan," katanya.

2. Suku bunga the Fed semakin berpeluang naik

Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah hari ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih bergerak naik. Itu mengindikasikan ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi AS masih mempengaruhi penguatan dolar terhadap nilai tukar lainnya.

Lebih lanjut, data jumlah lowongan pekerjaan AS pada Agustus menunjukkan kenaikan menjadi 9,6 juta lowongan dibandingkan bulan sebelumnya 8,9 juta lowongan.

"Ini menandakan kondisi ketenagakerjaan AS masih solid yang masih bisa mendukung kebijakan suku bunga tinggi untuk meredam inflasi di AS," ujar Ariston.

Baca Juga: Rupiah Masih Ringkih, Dolar Kembali Perkasa Sore Ini

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya