TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Komitmen Pemanfaatan Karbon, Pertamina & Chevron Bangun Kerja Sama

Dalam upaya beradaptasi menyambut transisi energi

PT Pertamina (Persero) dan Chevron melakukan penandatanganan kerja sama dalam bidang dekarbonisasi di Washington, Amerika Serika, Senin (13/11). (dok. Pertamina)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) dan Chevron menjalin kerja sama dalam bidang dekarbonisasi yaitu untuk pengembangan Carbon Capture Storage atau Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS).

Kesepakatan ini direalisasikan melalui penandatanganan tiga Confidentiality Agreement CCS/CCUS antara anak usaha sektor hulu Pertamina yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga, dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur dengan Chevron Energy International Pte. Ltd.

Adapun penandatanganan dilakukan oleh John Anis selaku Direktur PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga, dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur serta Jason Ashurst selaku Authorized Representative Chevron New Energies dan Mirza Mahendra selaku Direktur Teknik dan Lingkungan Migas pada Senin (13/11) di Washington, D.C. 

Momen penandatanganan turut disaksikan oleh Nicke Widyawati selaku Direktur Utama Pertamina, Jodi Mahardi selaku Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi  Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Wahyu Budiarto selaku Country Manager Chevron Indonesia.

Baca Juga: Pertamina dan Polri Temukan Gudang Ilegal BBM Subsidi di Pati

1. Pertamina dan Chevron sepakat untuk saling berbagi informasi

PT Pertamina (Persero) dan Chevron melakukan penandatanganan kerja sama dalam bidang dekarbonisasi di Washington, Amerika Serika, Senin (13/11). (dok. Pertamina)

Kerja sama tersebut diwujudkan dengan melakukan Joint Study Agreement antara kedua perusahaan untuk mengkaji kelayakan CCS/CCUS di Kalimantan Timur, Indonesia. 

Pertamina dan Chevron sepakat untuk saling berbagi informasi wilayah-wilayah dan potensi pengembangan CCS/CCUS yang memuat informasi yang meliputi data geologi, geofisika, peta-peta, model-model dan interpretasi, catatan-catatan, ringkasan dan informasi komersial. 

Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari Joint Study Agreement (JSA) antara PT Pertamina (Persero) dengan Chevron Energy International Pte. Ltd yang telah berlangsung sejak 6 Maret 2023 lalu. Bahkan penjajakan dan kolaborasi kedua pihak sudah dimulai sejak 2022.

2. Beradaptasi menyambut transisi energi

PT Pertamina (Persero) dan Chevron melakukan penandatanganan kerja sama dalam bidang dekarbonisasi di Washington, Amerika Serika, Senin (13/11). (dok. Pertamina)

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina berkomitmen penuh dalam mengembangkan bisnis rendah karbon melalui proyek CCS/CCUS. Langkah ini menjadi salah satu kunci untuk mempercepat dekarbonisasi. Penerapan teknologi CCS/CCUS merupakan upaya Pertamina beradaptasi menyambut transisi energi.

”Proyek CCS/CCUS sangat strategis, karena potensi penyimpanan karbon Indonesia besar. Menjadikan Indonesia sangat potensial untuk menjadi pusat CCS atau pusat penangkap dan penyimpan karbon di Asia Tenggara,” ungkap Nicke.

Menurut Nicke, saat ini upaya pemanfaatan karbon juga relevan dengan pemanfaatan minyak dan gas bumi (migas) yang tetap dibutuhkan hingga nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) 2060.

"Penggunaan energi fosil di Indonesia masih dominan, artinya kita masih menghasilkan emisi yang besar. Oleh karena itu, penting untuk serius pada teknologi CCS/CCUS," ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Dorong Pembentukan Generasi Muda Peduli Lingkungan

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya