TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Tips Penting sebelum Memilih Mobil Transmisi Otomatis

Temukan mobil matik yang sesuai dengan kebutuhan

ilustrasi mengendarai mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Memilih mobil dengan transmisi otomatis (matik) bisa menjadi keputusan yang signifikan, terutama dengan berbagai pilihan yang tersedia di pasar. Transmisi otomatis menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara, namun ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan bahwa kamu membuat pilihan yang tepat.

Berikut lima tips penting yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli mobil transmisi otomatis.

1. Pahami jenis transmisi otomatis

Ilustrasi mobil transmisi otomatis (peselx.com/Mike Bird)

Tidak semua transmisi otomatis sama. Ada beberapa jenis transmisi otomatis yang umum digunakan.

  • AT conventional (AT), transmisi otomatis konvensional menawarkan perpindahan gigi yang mulus,
  • CVT (Continuously Variable Transmission) memberikan perubahan rasio yang halus tanpa gigi yang terasa dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik,
  • DCT (Dual-Clutch Transmission) memungkinkan perpindahan gigi yang cepat dan responsif. 
  •  AMT (Automated Manual Transmission), merupakan gabungan dari transmisi manual konvensional dengan aktuator otomatis untuk mengoperasikan kopling dan memindahkan gigi. Dengan memahami perbedaan ini akan membantumu memilih transmisi yang sesuai dengan kebutuhan berkendara.

Baca Juga: Jangan Menyimpan Barang-barang Ini di Bagasi Motor

2. Pertimbangkan kebutuhan berkendara sehari-hari

ilustrasi pengemudi mobil (pexels.com/JESHOOTS.com)

Pertimbangkan efektif penggunaan mobil untuk sehari-hari. Jika kamu sering berkendara di kota dengan lalu lintas padat, transmisi otomatis konvensional atau CVT bisa lebih nyaman dan efisien.

Untuk perjalanan jauh, transmisi CVT mungkin lebih ekonomis dan nyaman, sedangkan DCT dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih dinamis jika kamu menginginkan performa sporty.

3. Periksa fitur dan teknologi pendukung

Ilustrasi mobil transimisi otomatis (pexels.com/Jae p)

Jangan lupa memeriksa fitur dan teknologi pendukung yang ditawarkan. Beberapa mobil dengan transmisi otomatis dilengkapi dengan mode berkendara yang berbeda seperti sport atau eco, serta kontrol manual untuk pengaturan gigi yang lebih fleksibel. Fitur tambahan seperti sistem pendingin juga penting untuk mencegah overheating dan memperpanjang umur transmisi.

4. Perhatikan biaya perawatan dan perbaikan

Ilustrasi memperbaiki mobil (pexels.com/Tim Samuel)

Perhatikan juga biaya perawatan dan perbaikan. Transmisi otomatis mungkin memerlukan perawatan rutin seperti penggantian fluida, dan perbaikan bisa lebih mahal dibandingkan transmisi manual. Pastikan kamu memahami jadwal perawatan dan ketersediaan suku cadang untuk model yang kamu pertimbangkan.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya